Diduga Korsleting Listrik, Atap Rumah di Gang Kacang Berau Terbakar

oleh -31 views
oleh

TANJUNG REDEB – Sebuah rumah milik warga di Jalan Sawi, Gang Kacang, RT 17, Kabupaten Berau, mengalami kebakaran pada Kamis (2/7/2026) sekitar pukul 19.00 Wita. Beruntung, api berhasil dipadamkan sebelum merembet ke bangunan lain.

Peristiwa tersebut sempat menggegerkan warga sekitar. Asap tebal yang membumbung dari lokasi awalnya dikira berasal dari aktivitas pembakaran sampah. Namun sekitar 30 menit kemudian, kobaran api terlihat membesar dari bagian atap rumah milik Edi Rerum.

Melihat kondisi tersebut, warga langsung berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Berau.

Salah seorang saksi mata, Rante, mengatakan kobaran api pertama kali terlihat di bagian atas bangunan dan dengan cepat membesar.

“Kami lihat lagi, api sudah besar sekali di bagian atas rumah,” ujarnya.

Menurut Rante, saat kebakaran terjadi pemilik rumah masih berada di dalam bangunan. Berdasarkan dugaan awal warga, sumber api kemungkinan berasal dari korsleting listrik yang terjadi di bagian atap rumah.

Ia menjelaskan, konstruksi atap rumah menggunakan anyaman daun yang kemudian dilapisi seng, sehingga api dengan cepat membakar bagian atas bangunan.

“Itu atapnya dari daun, kemudian dilapisi seng,” katanya.

Proses pemadaman sempat terkendala karena banyaknya warga yang memadati lokasi kejadian. Meski demikian, petugas Disdamkarmat bersama warga akhirnya berhasil mengendalikan kobaran api sekitar 30 menit setelah tiba di lokasi.

Hingga berita ini ditulis, petugas masih melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.

Rante memastikan kebakaran tidak sempat merembet ke rumah lain.

“Tidak, hanya satu bangunan ini saja. Yang terbakar bagian atapnya,” pungkasnya.

Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran maupun nilai kerugian yang ditimbulkan. Dugaan sementara penyebab kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan pihak berwenang.

Tinggalkan Balasan

No More Posts Available.

No more pages to load.