Serentak Digelar 30 Agustus, Kabupaten Berau Siap Sukseskan Gerakan Pangan Murah

oleh -34 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Pemerintah Kabupaten Berau menyatakan kesiapan penuh dalam menyukseskan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang akan digelar serentak di seluruh kecamatan pada 30 Agustus 2025, Jum’at (29/8/2025).

Rapat dipimpin oleh Kepala Dinas Pangan, Rakhmadi Pasarakan, S.Hut, M.Sc, mewakili Sekda Berau, turut hadir pula perwakilan dari TNI, Diskominfo, camat, serta unsur kecamatan lainnya.

Dalam arahannya, Rakhmadi menjelaskan bahwa kegiatan GPM merupakan tindak lanjut dari instruksi Pemerintah Provinsi dan Kementerian Dalam Negeri yang menilai program ini strategis dalam menjaga stabilitas pangan serta menjadi perhatian penting di tingkat nasional.

“Besok seluruh kecamatan wajib melaksanakan GPM disertai dengan telekonferensi di tingkat kabupaten. Mohon semua pihak memastikan kelengkapan dokumen kegiatan sebelumnya. Ini akan dilaporkan langsung ke Mitra dan Kemendagri pada pukul 03.00 WITA”, tegas Rakhmadi.

Dalam rapat juga disinggung soal kenaikan harga beras yang saat ini telah melampaui Harga Pokok Penjualan (HPP). Di Kabupaten Berau, harga beras yang seharusnya Rp6.500/kg, setelah ditambah biaya distribusi, melonjak hingga Rp13.000/kg. Produsen lokal pun dinilai sudah tidak mampu menjual beras sesuai ketentuan harga GPM yakni Rp15.000/kg.

Saat ini, Bulog menjadi satu-satunya penyedia komoditas dengan harga terjangkau dan sesuai ketentuan. Mereka menyiapkan pasokan beras PHT, minyak goreng premium, serta gula curah. Pembelian dibatasi maksimal dua kantong per orang, dan satu jenis komoditas hanya dapat dibeli satu kali.

Dalam sesi diskusi, sejumlah kecamatan menyatakan komitmennya dalam mendukung pelaksanaan GPM.

– Camat Tanjung Redeb, Toto Marjito, S.Hut, menegaskan kesiapan penuh wilayahnya dan menyarankan semua pihak melakukan persiapan bersama.
– Kecamatan Teluk Bayur siap dengan alokasi awal 1 ton beras, meskipun baru-baru ini Polsek setempat juga telah menggelar pasar murah. Mereka berencana melaksanakan GPM secara bergerak setelah pembukaan di pendopo.
– Kecamatan Sambaliung dan Gunung Tabur juga siap berpartisipasi meski mengkhawatirkan minimnya sosialisasi yang berdampak pada jumlah peserta. Kecamatan Gunung Tabur memulai dengan alokasi 250 kg, dengan opsi penambahan hingga 1 ton.

Wilayah terpencil seperti Maratua menghadapi kendala cuaca dan biaya distribusi yang tinggi, namun koordinasi tetap dijalankan agar kegiatan tetap berjalan maksimal.

Pelaksanaan GPM akan dimulai pukul 10.00 hingga 14.00 WITA di pendopo kecamatan masing-masing, sementara lokasi seremonial utama dipusatkan di halaman depan Kecamatan Tanjung Redeb. Untuk wilayah Tabalar, Biatan, dan Biduk-Biduk, kegiatan akan digabung menjadi satu lokasi.

Diskominfo akan menangani peliputan media dan kebutuhan video conference. Sedangkan Diskoperindag dan bagian umum diimbau menyesuaikan kebutuhan dan proses pengajuan logistik kegiatan, mengingat keterbatasan anggaran.

Pihak TNI dan Polri juga diminta berkolaborasi aktif, mengingat permintaan mereka terhadap bahan pangan murah cukup tinggi dalam dua pekan terakhir, masing-masing mencapai 60 hingga 80 ton.

“Program ini bukan hanya tentang distribusi pangan murah, tetapi juga menyangkut citra dan penilaian positif Bupati di mata Kemendagri. Maka dari itu, meskipun pelaksanaannya tergolong mendadak, kita harus tetap menjalankan ini sebaik mungkin”, tutup Rakhmadi.
(Silfa).

No More Posts Available.

No more pages to load.