Sekda Muhammad Said Minta 100 Kampung di Berau Aktif Dukung Percepatan Pembangunan Daeraha

oleh -237 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menegaskan perlunya keterlibatan penuh seluruh pemerintah kampung dalam mendukung percepatan pembangunan.

Seratus kampung yang tersebar di 13 kecamatan diminta menjalankan peran strategis mereka sebagai ujung tombak pemerintahan dan mitra utama Pemkab dalam merealisasikan berbagai program prioritas.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Berau, Muhammad Said, menekankan bahwa keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan kebijakan tingkat kabupaten. Eksekusi di tingkat kampung, menurutnya, menjadi penentu utama efektivitas program.

“Pemerintah kampung adalah perpanjangan tangan dari pemerintah daerah. Karena itu, aparatur kampung memiliki peran yang sangat strategis dan sekaligus riskan dalam menentukan keberhasilan program pembangunan,” tegas Said.

Ia menjelaskan bahwa aparatur kampung dituntut memiliki kemampuan manajerial yang baik, serta inovasi dalam mengelola potensi wilayah masing-masing. Hal itu sejalan dengan semangat otonomi daerah yang menempatkan pemerintah kampung sebagai garda terdepan pelayanan publik.

“Setiap program daerah, sekecil apa pun, akan bermuara pada tingkat kampung. Maka jika kampung tidak aktif, program sebesar apa pun di tingkat kabupaten tidak akan berjalan efektif,” ujarnya.

Said juga menyoroti pentingnya sinergi antara pemerintah kampung, kecamatan, dan organisasi perangkat daerah (OPD). Tanpa kolaborasi yang solid, ia menilai program prioritas seperti pembangunan infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, serta peningkatan layanan publik akan berjalan lambat.

Lebih lanjut, Said mengingatkan seluruh kepala kampung untuk mengelola Alokasi Dana Kampung (ADK) secara transparan dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa pengelolaan dana bukan hanya soal kepatuhan pada regulasi, tetapi juga tanggung jawab moral kepada masyarakat.

“Dana kampung harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai ada penyimpangan, karena sedikit saja kesalahan bisa berdampak besar pada kepercayaan publik,” tandasnya.

Selain itu, aparatur kampung didorong terus meningkatkan kapasitas diri melalui pelatihan dan pendampingan teknis agar mampu mengikuti perkembangan regulasi dan teknologi yang semakin cepat.

“Era sekarang menuntut aparatur kampung yang adaptif dan profesional. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Semua harus cepat, tepat, dan transparan,” pungkasnya.

Dengan keterlibatan aktif seluruh pemerintah kampung, Pemkab Berau optimistis percepatan pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan merata di seluruh wilayah.
(Silfa/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.