Ratna Kalalembang Apresiasi Program Beasiswa Berau Cerdas: Yang Penting, Jangan Salah Sasaran

oleh -140 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau dalam meningkatkan kualitas pendidikan terus mendapat sorotan positif dari berbagai pihak. Melalui program Beasiswa Berau Cerdas, pemerintah daerah berupaya memberikan akses pendidikan yang lebih merata bagi pelajar berprestasi dan peserta didik dari keluarga kurang mampu.

Tahun ini, Pemkab kembali mengalokasikan anggaran khusus untuk membantu siswa di jenjang pendidikan dasar, mulai dari Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Program tersebut merupakan bagian dari strategi Pemkab Berau dalam menekan angka putus sekolah sekaligus meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di sektor pendidikan. Pemerintah menilai bahwa beasiswa menjadi salah satu instrumen efektif untuk mengurangi kesenjangan sosial di dunia pendidikan, terutama bagi masyarakat yang berada di wilayah pedalaman dan pesisir.

Langkah ini mendapat apresiasi dari Anggota DPRD Berau, Ratna Kalalembang, yang menilai kebijakan tersebut menunjukkan kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda Berau. Namun, Ratna menekankan pentingnya pengawasan yang ketat agar bantuan pendidikan tersebut benar-benar sampai kepada siswa yang membutuhkan.

“Program beasiswa bagi peserta didik kurang mampu ini sangat baik, tapi yang lebih penting adalah pengawasannya. Jangan sampai bantuan yang tujuannya meringankan beban keluarga miskin justru tidak tepat sasaran. Pemerintah harus memastikan penerimanya benar-benar mereka yang membutuhkan”, tegasnya.

Ia menambahkan, program beasiswa memiliki peran vital dalam menekan angka putus sekolah di tingkat dasar. Banyak keluarga di Berau, khususnya di wilayah terpencil, masih menghadapi kendala ekonomi yang membuat anak-anak mereka sulit melanjutkan pendidikan. Dengan adanya bantuan beasiswa, para siswa memiliki kesempatan lebih besar untuk menyelesaikan sekolah dan mengejar cita-cita mereka.

“Beasiswa ini jelas sangat membantu orang tua. Dengan bantuan itu, kebutuhan anak seperti buku, tas, sepatu, dan seragam sekolah bisa terpenuhi. Artinya, beasiswa ini bukan sekadar angka di atas kertas, tapi punya dampak sosial yang besar jika disalurkan dengan benar”, ujar Ratna.

Selain itu, Ratna juga mendorong agar proses pendataan penerima beasiswa dilakukan secara transparan dan melibatkan pihak sekolah serta masyarakat. Dengan begitu, proses seleksi dapat berjalan objektif dan menghindari potensi penyimpangan.

“Transparansi menjadi kunci agar masyarakat percaya bahwa program ini benar-benar berpihak pada mereka yang membutuhkan”, tambahnya.

Ia berharap, Pemkab Berau tidak hanya fokus pada penyaluran bantuan, tetapi juga melakukan evaluasi rutin terhadap efektivitas program tersebut. Evaluasi diperlukan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan berdampak positif terhadap motivasi belajar siswa dan peningkatan prestasi akademik.

Ratna juga mengingatkan pentingnya sinergi antara Dinas Pendidikan, sekolah, dan perangkat kampung dalam pelaksanaan program. Kolaborasi lintas sektor diharapkan dapat memperkuat sistem pengawasan serta mempercepat penyaluran bantuan ke wilayah-wilayah yang sulit dijangkau.

Dengan adanya perhatian serius dari pemerintah dan dukungan legislatif, diharapkan program Beasiswa Berau Cerdas tidak hanya menjadi kebijakan tahunan, tetapi juga menjadi pondasi bagi pembangunan sumber daya manusia di Bumi Batiwakkal.

“Anak-anak kita adalah investasi masa depan. Memberikan mereka akses pendidikan yang layak berarti kita sedang membangun masa depan Berau yang lebih cerah”, pungkas Ratna.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.