Pemkab Berau Perkuat Desa: Atasi Kekerasan, Benahi Tata Ruang, dan Kawal Bantuan Pangan

oleh -185 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Pemerintah Kabupaten Berau kembali memusatkan perhatian pada penguatan kelembagaan desa dan perlindungan masyarakat, seiring meningkatnya dinamika sosial di sejumlah kampung.

Pemkab menegaskan komitmennya untuk memperkuat sistem penanganan kekerasan, mengatasi persoalan tata ruang desa, hingga memastikan program bantuan pangan berjalan tepat sasaran.

Pelatihan penanganan kasus kekerasan dan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) menjadi salah satu fokus utama. Kegiatan ini melibatkan perangkat desa, pendamping sosial, serta aparat keamanan guna memastikan setiap laporan dapat ditangani secara cepat dan terkoordinasi. Pemkab menilai peningkatan kapasitas SDM desa adalah langkah kunci mencegah kasus serupa terus berulang.

Di sisi lain, polemik tata ruang desa kembali mencuat setelah sejumlah wilayah mengeluhkan minimnya ruang publik dan lahan produktif akibat rencana pembangunan yang dinilai kurang akomodatif. DPRD Berau mendesak revisi RTRW dilakukan segera, agar desa memiliki ruang lebih luas untuk pengembangan fasilitas umum dan sentra ekonomi masyarakat.

Sementara itu, Perum Bulog mulai menyalurkan program bantuan pangan tahun ini dengan porsi lebih besar dibanding tahun sebelumnya. Sebanyak lima ribu keluarga di Berau tercatat menerima paket bantuan yang terdiri dari beras premium, minyak goreng, serta bahan pokok tambahan. Peningkatan ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan harga pangan menjelang akhir tahun.

Meski demikian, masuknya ritel modern ke pusat dan pinggiran Tanjung Redeb memicu kekhawatiran pedagang kecil. DPRD Berau menilai persaingan usaha semakin tidak seimbang dan mendesak Pemkab membuat aturan jam operasional yang lebih ketat untuk melindungi warung tradisional. Regulasi dianggap penting agar pedagang kecil tetap memiliki ruang mencari nafkah.

Dari sektor olahraga, Kabupaten Berau resmi memberangkatkan 192 atlet dan ofisial untuk mengikuti Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda) XVII Kalimantan Timur. Pemerintah menargetkan lompatan peringkat tahun ini dengan mengandalkan cabang olahraga unggulan seperti atletik, silat, dan panahan. Para atlet diharapkan mampu mengharumkan nama daerah sekaligus menjadi motivasi bagi generasi muda di kampung-kampung.

Di tengah berbagai agenda daerah tersebut, Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan bahwa stimulus ekonomi nasional senilai miliaran dolar harus benar-benar menyentuh desa. Ia menilai desa memiliki peran besar dalam menjaga ketahanan pangan dan rantai ekonomi lokal yang kini sangat strategis.

Gamalis menekankan agar alokasi dana yang masuk diarahkan pada pertanian, irigasi, dan permodalan petani kecil. Menurutnya, keberhasilan desa memanfaatkan stimulus dapat memperkuat stabilitas harga pangan sekaligus mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.

“Infrastruktur jalan-jalan kampung juga didorong untuk segera diperbaiki guna mempercepat distribusi hasil tani”, ucapnya.

“Selain pertanian, sektor UMKM desa menjadi prioritas lain yang harus diperkuat. Pelatihan, pendampingan usaha, hingga peningkatan kualitas kemasan produk dinilai sangat penting agar pelaku usaha desa mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif, baik secara lokal maupun digital”, tuturnya.

Dengan beragam agenda pembangunan yang terus berjalan, Pemkab Berau berharap kolaborasi pemerintah, legislatif, dan masyarakat desa mampu menciptakan penguatan ekonomi yang merata.

“Arah kebijakan ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan persoalan jangka pendek, tetapi juga membuka jalan bagi pengembangan jangka panjang yang lebih berkelanjutan”, ungkapnya.
(Silfa/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.