,

Pemkab Berau Dorong Seratus Kampung Lebih Aktif Gerakkan Program Pembangunan Daerah

oleh -773 views
oleh

TANJUNG REDEB, suaraberau.com -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menyerukan penguatan peran pemerintah kampung dalam mendukung percepatan pembangunan di seluruh wilayah Bumi Batiwakkal.

Seruan ini disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Berau, Muhammad Said, yang menegaskan bahwa seratus kampung di 13 kecamatan memiliki posisi strategis sebagai ujung tombak pemerintahan dan pelayanan publik.

Menurut Said, keberhasilan pembangunan tidak hanya bertumpu pada kebijakan pemerintah kabupaten, tetapi juga pada efektivitas pelaksanaan program di tingkat kampung.

“Pemerintah kampung adalah perpanjangan tangan dari pemerintah daerah. Karena itu, aparatur kampung memiliki peran yang sangat strategis dan sekaligus riskan dalam menentukan keberhasilan program pembangunan,” tegasnya.

Kreativitas dan Manajerial Aparatur Kampung Jadi Kunci

Said menjelaskan bahwa aparatur kampung dituntut memiliki kemampuan manajerial yang baik serta inovasi dalam mengelola potensi wilayah masing-masing. Hal ini dinilai penting agar setiap program prioritas pemerintah daerah dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Setiap program daerah, sekecil apa pun, akan bermuara pada tingkat kampung. Maka jika kampung tidak aktif, program sebesar apa pun di tingkat kabupaten tidak akan berjalan efektif,” ujarnya.

Kolaborasi dan Pengawasan Dana Kampung Dipertegas

Lebih lanjut, Said menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kampung, kecamatan, dan organisasi perangkat daerah (OPD). Tanpa hubungan kerja yang solid, sejumlah program prioritas seperti peningkatan infrastruktur dasar, pemberdayaan ekonomi masyarakat, hingga penguatan layanan publik akan berjalan lambat.

Ia juga mengingatkan kepala kampung agar mengelola Alokasi Dana Kampung (ADK) secara transparan dan akuntabel. Pengelolaan keuangan yang baik, katanya, bukan hanya memenuhi aturan, tetapi juga menunjukkan tanggung jawab moral kepada masyarakat.

“Dana kampung harus benar-benar dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Jangan sampai ada penyimpangan, karena sedikit saja kesalahan bisa berdampak besar pada kepercayaan publik,” tandasnya.

Aparatur Kampung Diminta Terus Tingkatkan Kapasitas

Dalam menghadapi perkembangan regulasi dan teknologi yang terus berubah, Sekda turut mendorong seluruh aparatur kampung untuk mengikuti pelatihan dan pendampingan teknis agar mampu bekerja secara profesional dan adaptif.

“Era sekarang menuntut aparatur kampung yang adaptif dan profesional. Kita tidak bisa lagi bekerja dengan pola lama. Semua harus cepat, tepat, dan transparan,” pungkasnya.

Pemkab Berau berharap melalui peningkatan peran serta dan kapasitas aparatur kampung, pembangunan daerah dapat berjalan lebih merata dan memberikan dampak langsung bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.