,

Pemkab Berau Antisipasi Lonjakan Harga Pangan, Gamalis: Pasokan Harus Terjamin

oleh -163 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Lonjakan harga sejumlah komoditas pangan yang melanda berbagai daerah di Indonesia mulai dirasakan di Kabupaten Berau.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, menegaskan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau tengah menyiapkan langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.

Menurut Gamalis, kenaikan harga beras, gula, dan kebutuhan esensial lainnya berpotensi menekan masyarakat, terutama rumah tangga berpenghasilan menengah ke bawah. Untuk itu, Pemkab Berau memperketat pemantauan serta melakukan koordinasi lintas sektor melalui dinas terkait.

“Isu kenaikan harga pangan ini bukan hanya terjadi di pusat, tapi sudah dirasakan banyak daerah. Berau juga bisa terdampak, sehingga kita harus bergerak cepat melakukan mitigasi,” ujar Gamalis.

Sebagai langkah awal, Pemkab Berau menginstruksikan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) untuk memperkuat komunikasi dengan Bulog dan distributor utama. Fokusnya adalah memastikan stok bahan pokok, terutama beras dan gula, tetap aman meski harga di tingkat nasional berfluktuasi.

“Yang paling penting adalah memastikan pasokan aman. Kita tidak ingin masyarakat panik atau muncul isu kelangkaan. Karena itu, jaringan distribusi harus dipastikan berjalan tanpa hambatan,” tegasnya.

Gamalis juga meminta camat dan kepala kampung memantau pasar tradisional secara intensif. Setiap kenaikan harga yang tidak wajar diminta segera dilaporkan agar pemerintah dapat mengambil tindakan cepat dan mencegah praktik penimbunan.

“Kalau ada harga yang naik di luar kewajaran, laporkan segera. Pemerintah harus hadir cepat agar tidak ada pihak yang bermain harga,” katanya.

Sebagai langkah intervensi, Pemkab Berau menyiapkan opsi operasi pasar murah di sejumlah titik strategis jika harga komoditas terus meningkat. Program ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan memastikan akses terhadap bahan pokok tetap terjangkau.

“Operasi pasar selalu menjadi skenario yang siap dilaksanakan. Jika dibutuhkan, tim langsung kita turunkan bekerja sama dengan Bulog,” jelas Gamalis.

Selain itu, Wakil Bupati menekankan pentingnya memperkuat kemandirian pangan lokal. Ia menilai produksi pertanian, hortikultura, dan komoditas lokal harus ditingkatkan agar Berau tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar daerah.

Dengan strategi ini, Pemkab Berau berharap stabilitas harga pangan dapat terjaga, masyarakat tetap aman, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat.
(Silfa/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.