,

Lewat BIMA ETAM, Pemkab Berau Perkuat Dukungan Pembiayaan bagi UMKM

oleh -3 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Berau, Muhammad Said menghadiri acara BIMA ETAM Seri 17 yang di laksanakan di ruang Pertemuan RPJPD Bapelitbang, Jum’at (2/10/2026).

Dalam sambutannya, Muhammad Said menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan yang dinilai menjadi salah satu upaya strategis untuk membuka akses pembiayaan bagi pelaku UMKM di Kabupaten Berau.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Berau, saya menyambut baik terselenggaranya kegiatan Business Matching Pembiayaan serta Edukasi dan Literasi Keuangan UMKM (BIMA ETAM) Seri ke-7 ini sebagai langkah memperluas akses pembiayaan bagi UMKM, meningkatkan literasi dan inklusi keuangan, serta memperkuat sinergi instansi/lembaga untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Berau”, ujarnya.

Ia menegaskan, Pemkab Berau memiliki komitmen dalam meningkatkan perekonomian masyarakat melalui pengembangan usaha yang berbasis pada potensi dan kearifan lokal.
Salah satunya diwujudkan melalui berbagai program berupa fasilitasi pembinaan, pelatihan, hingga pemberian akses kredit lunak bagi pelaku UMKM.

Menurutnya, UMKM memiliki peran penting sebagai salah satu penggerak perekonomian masyarakat. Karena itu, dukungan terhadap sektor tersebut, khususnya dalam hal pembiayaan dan pemahaman pengelolaan keuangan, perlu terus diperkuat.

“Dengan akses pembiayaan yang optimal, UMKM akan mampu bergerak maju, memberikan kesejahteraan bagi para pelaku usaha, bahkan memunculkan lapangan kerja baru”, katanya.

Muhammad Said juga menyinggung Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah yang mengamanatkan pemberdayaan UMKM secara menyeluruh, optimal, dan berkesinambungan.

Pemberdayaan tersebut dilakukan melalui pengembangan iklim usaha yang kondusif, pemberian kesempatan berusaha, dukungan perlindungan, serta pengembangan usaha seluas-luasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Sekda Berau turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas sinergi yang telah dibangun dalam mendukung pengembangan UMKM.

Ia berharap kemitraan tersebut dapat terus diperkuat sehingga semakin banyak UMKM potensial di Kabupaten Berau yang mendapatkan dukungan dan akses pembiayaan.

“Saya berharap, kemitraan ini terus terjalin dalam rangka memajukan UMKM potensial serta memperkuat ekonomi kerakyatan di Kabupaten Berau”, tuturnya.

Selain itu, Muhammad Said meminta organisasi perangkat daerah (OPD) teknis, khususnya Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Berau, untuk terus melakukan pendampingan dan pembinaan kepada para pelaku UMKM.

Ia berharap kegiatan BIMA ETAM tidak berhenti pada edukasi dan pertemuan bisnis semata, tetapi dapat menghasilkan pelaku UMKM yang benar-benar memperoleh akses pembiayaan dari lembaga keuangan.

“Kita semua berharap, setelah kegiatan ini, akan ada UMKM terpilih yang memperoleh pembiayaan dari lembaga keuangan”, ujarnya.

Kepada para pelaku UMKM, ia berpesan agar terus meningkatkan kreativitas serta kualitas produk agar mampu bersaing dan berkembang.

Muhammad Said juga mendorong pelaku usaha untuk mulai mengembangkan sistem pembayaran non-tunai seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen.

Menurutnya, penerapan transaksi digital menjadi semakin penting bagi pelaku UMKM di Berau yang merupakan salah satu daerah tujuan wisata dan dikunjungi wisatawan domestik maupun mancanegara.

“Ini penting, mengingat Berau sebagai kawasan wisata yang dikunjungi oleh berbagai wisatawan domestik maupun mancanegara”, pungkasnya.
(Silfaputri/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.