TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Berau, Rudi Parasian Mangunsong, menyambut positif kebijakan pemerintah pusat yang menyalurkan dana sebesar Rp 200 triliun ke Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).
Menurutnya, langkah tersebut menunjukkan komitmen kuat pemerintah dalam menjaga stabilitas perekonomian nasional di tengah tantangan global yang terus berkembang.
Rudi menilai tambahan likuiditas tersebut akan memberikan ruang gerak lebih luas bagi sektor perbankan dalam mendukung pembiayaan usaha masyarakat. Ia menyebutkan bahwa keberadaan dana besar ini diharapkan dapat memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan kepercayaan dunia usaha.
Menurut Rudi, akses pembiayaan bagi pelaku usaha, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), merupakan faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi daerah. Ia menilai UMKM adalah sektor yang paling dekat dengan masyarakat dan mampu menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar.
“Manfaat stimulus ini jangan hanya dirasakan kalangan atas. Saya berharap pelaku usaha menengah ke bawah dapat memanfaatkan peluang ini untuk mengembangkan usahanya”, ujarnya.
Rudi menekankan bahwa pemerataan akses pembiayaan harus menjadi prioritas agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan hingga ke pelosok daerah.
Ia juga meminta perbankan agar lebih proaktif menjemput bola dan tidak sekadar menunggu nasabah datang ke kantor. Menurutnya, langkah jemput bola ini akan membantu para pelaku UMKM yang sering kali terkendala administrasi maupun kurangnya informasi terkait program pembiayaan.
Selain itu, Rudi berharap lembaga keuangan dapat memberikan proses pengajuan kredit yang lebih mudah serta bunga yang kompetitif. Hal ini, menurutnya, sangat penting untuk memastikan UMKM tidak terbebani oleh persyaratan yang terlalu rumit.
Dengan dukungan perbankan dan penyaluran dana yang besar dari pemerintah, Rudi optimistis pemulihan ekonomi masyarakat dapat dipercepat. Ia meyakini bahwa dana tersebut bukan hanya memperkuat perbankan, tetapi juga berdampak langsung pada geliat ekonomi lokal.
Rudi juga menambahkan bahwa peran pemerintah daerah sangat penting dalam mengawal implementasi kebijakan ini. Ia mendorong pemerintah daerah untuk bersinergi dengan Himbara dalam menyosialisasikan program pembiayaan kepada masyarakat.
Terakhir, ia berharap agar penggunaan dana tersebut tetap diawasi secara ketat untuk memastikan tepat sasaran.
“Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci agar kebijakan ini memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat Kabupaten Berau”, ungkapnya.
Dengan kebijakan strategis ini, Rudi mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendukung upaya pemulihan ekonomi nasional, sekaligus memperkuat fondasi ekonomi daerah yang berdaya saing dan berkelanjutan.
(Silfa/ADV).







