,

Kakao Berau Kian Mendunia, Pemkab Dorong Produk Lokal Jadi Kekuatan Ekonomi Baru

oleh -749 views
oleh

TANJUNG REDEB, suaraberau.com -Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat komitmennya dalam memajukan potensi lokal sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru.

Salah satu komoditas unggulan yang kini mendapat perhatian serius adalah kakao Berau, produk pertanian dengan cita rasa khas yang dinilai memiliki kualitas kompetitif di tingkat nasional.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa kakao Berau tidak boleh dipandang sebagai produk olahan biasa. Ia menyebut cokelat khas Bumi Batiwakkal sebagai bukti bahwa daerah mampu menghasilkan produk bernilai tinggi berbasis sumber daya lokal.

“Kakao Berau wajib dikenal lebih luas. Cokelat khas Berau bukan sekadar hasil olahan, tetapi juga bukti bahwa daerah kita mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan cita rasa yang unik,” ujar Sri, belum lama ini.

Bupati Sri selalu menonjolkan keistimewaan kakao Berau dalam berbagai kegiatan promosi, mulai dari kualitas biji kakao hingga proses produksinya yang mengikuti standar nasional. Tanaman kakao diketahui tumbuh subur di wilayah pesisir dan pedalaman seperti Kecamatan Segah dan Kelay, dua kawasan yang memiliki tanah subur serta tingkat kelembapan ideal.

Untuk meningkatkan kualitas produksi, Pemkab Berau juga menjalankan serangkaian pelatihan kepada para kelompok tani. Petani dibekali teknik budidaya, perawatan, hingga proses fermentasi sesuai standar mutu nasional, sehingga biji kakao yang dihasilkan memiliki aroma dan rasa yang lebih kuat.

“Petani kita sekarang sudah menguasai teknik panen dan fermentasi yang benar. Ini penting agar biji kakao memiliki rasa khas dan aroma kuat yang menjadi keunggulan tersendiri,” jelas Sri.

Seiring meningkatnya kualitas produksi, produk olahan cokelat Berau kini semakin diminati wisatawan dan masyarakat. Pelaku usaha lokal juga mulai menghadirkan varian cokelat premium dengan kemasan modern, menjadikan cokelat Berau sebagai oleh-oleh khas yang siap bersaing di pasar lebih luas.

Meski begitu, Bupati Sri menegaskan bahwa pencapaian ini baru langkah awal. Pemkab Berau akan terus memperkuat jaringan kerja sama dengan investor, UMKM, dan lembaga ekspor untuk memastikan kakao Berau bisa menembus pasar internasional.

“Kami ingin produk-produk lokal Berau tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor. Ini akan menjadi bukti bahwa potensi daerah bisa berdaya saing global jika dikelola dengan baik,” katanya.

Lebih dari sekadar komoditas pertanian, Sri menyebut pengembangan kakao Berau sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan masyarakat. Menurutnya, setiap batang kakao mencerminkan kerja keras petani, semangat wirausaha, dan komitmen pemerintah dalam membangun ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Dengan berbagai terobosan yang dilakukan, Pemkab Berau optimistis bahwa beberapa tahun ke depan kakao Berau akan menjadi ikon baru Kalimantan Timur. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, komoditas ini diharapkan mampu memperkuat posisi Berau sebagai salah satu sentra kakao unggulan di Indonesia.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.