Kakao Berau Kian Mendunia, Pemkab Berau Mantapkan Langkah Jadikan Produk Lokal sebagai Kekuatan Ekonomi Baru

oleh -171 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus menunjukkan komitmennya dalam mengangkat potensi lokal sebagai kekuatan ekonomi baru.

Salah satu produk unggulan yang kini mendapat perhatian khusus adalah kakao Berau, komoditas yang dinilai memiliki cita rasa khas dan kualitas tinggi.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, menegaskan bahwa kakao Berau bukan sekadar produk olahan biasa. Ia menyebut cokelat hasil bumi Bumi Batiwakkal sebagai simbol kemandirian daerah dalam mengembangkan sektor pertanian dan industri kreatif berbasis sumber daya lokal.

“Kakao Berau wajib dikenal lebih luas. Cokelat khas Berau bukan sekadar hasil olahan, tetapi juga bukti bahwa daerah kita mampu menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan cita rasa yang unik,” ujar Bupati Sri, belum lama ini.

Dalam berbagai agenda promosi produk unggulan, Bupati Sri tak pernah absen menonjolkan keistimewaan kakao Berau, baik dari segi rasa maupun proses produksi yang sudah memenuhi standar nasional.

Ia menjelaskan bahwa tanaman kakao dapat tumbuh subur di wilayah pesisir dan pedalaman Berau, seperti Kecamatan Segah dan Kelay, yang memiliki tanah subur dan kelembapan ideal.

Sebagai langkah meningkatkan kualitas, Pemkab Berau juga secara konsisten memberikan pelatihan intensif kepada para petani. Program ini mencakup teknik bercocok tanam, perawatan, hingga panen dan fermentasi sesuai standar mutu.

“Petani kita sekarang sudah menguasai teknik panen dan fermentasi yang benar. Ini penting agar biji kakao memiliki rasa khas dan aroma kuat yang menjadi keunggulan tersendiri,” jelas Bupati Sri.

Upaya ini mulai menunjukkan hasil positif. Produk cokelat Berau kini semakin dikenal dan menjadi salah satu oleh-oleh favorit wisatawan. Bahkan beberapa pelaku usaha lokal telah memproduksi varian cokelat premium berkemasan modern yang siap bersaing dengan produk serupa dari daerah lain.

Meski demikian, Bupati Sri menilai pencapaian ini baru merupakan langkah awal menuju kemandirian ekonomi daerah. Pemkab Berau akan terus memperluas jejaring kerja sama dengan investor, pelaku UMKM, hingga lembaga ekspor agar kakao Berau benar-benar mampu menembus pasar internasional.

“Kami ingin produk-produk lokal Berau tidak hanya dikenal di tingkat nasional, tetapi juga mampu menembus pasar ekspor. Ini akan menjadi bukti bahwa potensi daerah bisa berdaya saing global jika dikelola dengan baik,” tegasnya.

Sebagai Bupati perempuan pertama di Berau, Sri Juniarsih Mas melihat pengembangan kakao sebagai bentuk kebanggaan daerah. Ia menyebut bahwa setiap batang kakao yang tumbuh di tanah Berau adalah representasi kerja keras petani, semangat wirausaha, dan komitmen pemerintah dalam menggerakkan ekonomi berbasis potensi lokal.

Dengan terobosan yang terus dilakukan, Pemkab Berau optimistis bahwa dalam beberapa tahun ke depan kakao Berau akan menjadi ikon baru Kalimantan Timur dalam sektor pertanian dan industri olahan, sekaligus membuka peluang ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat.
(Silfa/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.