,

Jelang Akhir Tahun, Pemkab Berau Siapkan Langkah Antisipasi Atasi Kenaikan Harga Pangan

oleh -376 views
oleh

TANJUNG REDEB, suaraberau.com -Wakil Bupati Berau, Gamalis, menyoroti kenaikan harga sejumlah komoditas pangan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia dan mulai berdampak pada kondisi pasar lokal di Berau.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memastikan tidak tinggal diam dan tengah menyiapkan serangkaian langkah antisipatif untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang akhir tahun.

Menurut Gamalis, kenaikan harga beras, gula, dan komoditas esensial lainnya dapat memberikan tekanan besar kepada masyarakat, terutama kelompok berpenghasilan menengah ke bawah. Karena itu, pihaknya telah memperketat pemantauan dan memperkuat koordinasi lintas sektor melalui instansi terkait.

“Isu kenaikan harga pangan ini bukan hanya terjadi di pusat, tapi sudah dirasakan banyak daerah. Berau juga bisa terdampak, sehingga kita harus bergerak cepat melakukan mitigasi”,ujarnya.

Sebagai langkah awal, Pemkab Berau menginstruksikan Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) untuk memperkuat komunikasi dengan Bulog dan distributor utama. Fokus utama adalah memastikan ketersediaan stok kebutuhan pokok, khususnya beras dan gula, tetap aman meskipun harga di tingkat nasional sedang berfluktuasi.

“Yang paling penting adalah memastikan pasokan aman. Kita tidak ingin masyarakat panik atau muncul isu kelangkaan. Karena itu, jaringan distribusi harus dipastikan berjalan tanpa hambatan”,tegasnya.

Gamalis juga meminta camat dan kepala kampung meningkatkan pemantauan harga di pasar-pasar tradisional. Setiap kenaikan harga yang dinilai tidak wajar harus segera dilaporkan agar pemerintah dapat melakukan tindakan cepat dan mencegah potensi praktik penimbunan.

“Kalau ada harga yang naik di luar kewajaran, laporkan segera. Pemerintah harus hadir cepat agar tidak ada pihak yang bermain harga”,katanya.

Selain pengawasan, Pemkab Berau juga menyiapkan opsi pelaksanaan operasi pasar murah di sejumlah titik apabila harga komoditas terus mengalami kenaikan. Langkah ini bertujuan menjaga daya beli masyarakat dan memastikan kebutuhan pokok tetap dapat diakses dengan harga terjangkau.

“Operasi pasar selalu menjadi skenario yang siap dilaksanakan. Jika dibutuhkan, tim langsung kita turunkan bekerja sama dengan Bulog”,jelas Gamalis.

Lebih jauh, ia menilai kondisi ini menjadi momentum bagi Berau untuk memperkuat kemandirian pangan daerah. Penguatan sektor pertanian, hortikultura, dan komoditas lokal lainnya dinilai penting agar Berau tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari luar daerah.

“Ke depan kita harus lebih mandiri. Penguatan produksi lokal harus menjadi prioritas agar Berau lebih tahan terhadap gejolak harga di tingkat nasional”,pungkasnya.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.