Ichsan Rapi Dorong Pemkab Sediakan Transportasi Pelajar di Jalur Teluk Sulaiman – Biduk-Biduk

oleh -172 views
oleh

TANJUNG REDEB, suaraberau.com- Upaya pemerataan akses pendidikan di Kabupaten Berau kembali mendapat sorotan DPRD.

Anggota Komisi III DPRD Berau, M. Ichsan Rapi, menyoroti minimnya fasilitas transportasi bagi pelajar di wilayah pedalaman, khususnya pada jalur Teluk Sulaiman Biduk-Biduk yang menjadi akses vital bagi siswa di kawasan pesisir selatan.

Ichsan menegaskan bahwa armada transportasi pelajar saat ini bukan lagi sekadar kebutuhan tambahan, melainkan kebutuhan mendesak yang berkaitan langsung dengan kelangsungan pendidikan anak-anak di kampung. Selama ini, pelajar di kawasan tersebut harus menempuh perjalanan jauh dengan kendaraan pribadi atau tumpangan seadanya, yang tidak hanya menyulitkan tetapi juga membahayakan keselamatan.

“Jangan sampai pendidikan hanya menjadi hak mereka yang tinggal di pusat kota. Anak-anak di daerah terpencil juga harus mendapat kesempatan yang sama”, tegasnya.

Menurutnya, penyediaan transportasi sekolah merupakan tanggung jawab pemerintah untuk memastikan layanan pendidikan yang berkualitas bisa diakses secara merata. Ia menilai program ini sebagai upaya konkret dalam membangun sumber daya manusia yang berdaya saing.

Dari perspektif pembangunan wilayah, Ichsan menambahkan bahwa ketersediaan angkutan pelajar akan menjadi indikator penting untuk memutus ketimpangan antara daerah perkotaan dan pedesaan. Pemerataan akses pendidikan harus menjadi pondasi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan.

“Ini bukan hanya urusan Dinas Perhubungan saja. Ini komitmen bersama memastikan tidak ada anak Berau yang tertinggal karena persoalan transportasi”, ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya pengadaan armada yang layak serta pengelolaan operasional yang terstruktur. Tanpa manajemen yang baik, layanan transportasi sulit memberikan manfaat optimal.

Selain menekan risiko kecelakaan, keberadaan angkutan sekolah diyakini akan meningkatkan kedisiplinan siswa dan semangat belajar mereka. Keterlambatan atau absensi akibat kendala perjalanan tidak akan lagi menjadi alasan.

“Dengan fasilitas transportasi yang baik, kita sedang menanam investasi besar untuk mencetak generasi Berau yang lebih cerdas, sehat, dan berdaya saing”, tambahnya.

Ichsan berharap pemerintah daerah segera merumuskan langkah konkret, mulai dari perencanaan anggaran hingga penyusunan kebijakan teknis, agar program pengadaan transportasi pelajar ini tidak berhenti di wacana.

“Ini soal masa depan anak-anak kita. Dengan transportasi yang memadai, tidak ada lagi alasan bagi mereka untuk absen atau terlambat ke sekolah”, pungkasnya.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.