,

Hotspot Menurun, Kabut Asap Masih Menyelimuti Berau

oleh -52 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Pemerintah Kabupaten Berau terus memantau kondisi kualitas udara menyusul masih terasa tebalnya kabut asap di sejumlah wilayah, Senin (21/9/2025).

Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah, terlebih sejumlah rangkaian kegiatan peringatan hari jadi Kabupaten Berau digelar di ruang terbuka.

Wakil Bupati Berau, Gamalis, mengatakan kondisi udara saat ini perlu menjadi perhatian bersama, Pmerintah daerah, terus mempertimbangkan situasi tersebut dalam pelaksanaan berbagai kegiatan di daerah.

“Ini menjadi bagian yang harus betul-betul kita pikirkan kondisi saat ini”, ujar Gamalis.

Gamalis mengungkapkan, jumlah titik panas atau hotspot di Kabupaten Berau sebelumnya sempat mencapai ratusan titik, namun berdasarkan hasil pemantauan terakhir, jumlah titik panas tersebut telah mengalami penurunan cukup signifikan.

Meski demikian, penurunan jumlah hotspot belum secara langsung membuat kualitas udara kembali membaik. Kabut asap masih dirasakan cukup tebal di sejumlah kawasan sehingga pemantauan terhadap kondisi udara tetap dilakukan.

Pemerintah daerah juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan selama kondisi udara belum sepenuhnya membaik. Salah satu langkah yang dianjurkan adalah kembali menggunakan masker, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan.

Imbauan tersebut secara khusus ditujukan kepada kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak buruk kualitas udara, seperti lanjut usia, ibu hamil, anak-anak, serta masyarakat yang memiliki riwayat gangguan paru-paru dan jantung.

“Kita berharap masyarakat, khususnya usia rentan, untuk betul-betul menjaga dirinya”, katanya.

Pemerintah daerah berharap kondisi udara dapat segera membaik seiring menurunnya jumlah titik panas. Pemantauan di lapangan pun terus dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap kemungkinan munculnya kembali titik panas dan memburuknya kualitas udara.
(Silfaputri/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.