DPRD Soroti Banyaknya Titik Gelap, PJU Tenaga Surya Dinilai Solusi Cepat untuk Tingkatkan Keamanan Berau

oleh -436 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com -Maraknya aktivitas warga pada malam hari kembali menyoroti persoalan klasik di Kabupaten Berau: minimnya penerangan jalan umum di sejumlah ruas.
Kondisi ini memunculkan kekhawatiran serius menyangkut keselamatan dan keamanan publik, terutama di kawasan pinggiran dan jalur dengan mobilitas tinggi.

Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna, menyampaikan bahwa persoalan penerangan jalan tidak boleh lagi dianggap sepele. Menurutnya, keberadaan PJU merupakan faktor krusial yang berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

Banyak titik gelap yang masih masuk kategori blind spot, yaitu area rawan kecelakaan akibat rendahnya pencahayaan.

“PJU itu bukan urusan estetika kota. Ini menyangkut keselamatan warga yang melintas setiap malam”,tegasnya.

Selain meningkatkan potensi kecelakaan, Ratna menambahkan bahwa ruas jalan gelap juga membuka celah bagi tindak kriminal. Kondisi tersebut dinilai semakin berbahaya di lokasi-lokasi yang jauh dari permukiman dan minim pengawasan.

Dalam situasi itu, program pemasangan PJU tenaga surya yang digarap Pemerintah Kabupaten Berau melalui Dinas Perhubungan (Dishub) dinilai sebagai langkah progresif. Teknologi lampu tenaga surya memungkinkan pemasangan lebih cepat tanpa ketergantungan pada jaringan listrik konvensional.

“PJU tenaga surya bukan sekadar teknologi ramah lingkungan. Ini jawaban untuk menghilangkan titik-titik gelap yang selama ini membahayakan warga”,ujarnya.

Ratna menjelaskan, penggunaan energi surya mempercepat pemerataan penerangan karena dapat diterapkan di wilayah yang sulit dijangkau infrastruktur listrik. Dengan demikian, wilayah rawan dapat segera mendapatkan penanganan tanpa menunggu proses pembangunan jaringan listrik.

DPRD, lanjutnya, akan terus mengawal program ini agar tepat sasaran. Ia menekankan pentingnya pemetaan lokasi rawan yang berbasis data kecelakaan, laporan warga, dan hasil tinjauan lapangan. Program penambahan PJU dinilai tidak boleh berjalan parsial, tetapi perlu mengikuti skema kebutuhan yang terukur dan berprioritas.

Ratna juga menyoroti pentingnya perawatan jangka panjang. Ia mengingatkan bahwa pemasangan lampu saja tidak cukup. Perangkat PJU tenaga surya harus memiliki sistem pengawasan dan perawatan berkala agar tetap berfungsi optimal.

Dengan penerangan jalan yang semakin merata, Ratna optimistis mobilitas malam hari di Berau akan lebih aman dan nyaman. Ia menyebut, keberadaan PJU yang memadai tidak hanya menekan angka kecelakaan, tetapi juga memberi rasa aman bagi warga yang beraktivitas malam hari.

“Ketika jalan terang, rasa aman meningkat. Itu yang masyarakat butuhkan”,pungkasnya.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.