DPRD Dukung Penerapan Bahasa Banua di Sekolah, Langkah Strategis Jaga Identitas Budaya Berau

oleh -275 views
oleh

TANJUNG REDEB, suaraberau.com -Program pembelajaran muatan lokal Bahasa Banua yang baru saja resmi diluncurkan Pemerintah Kabupaten Berau mendapat sambutan positif dari Anggota Komisi I DPRD Berau, Feri Kombong.

Legislator tersebut menilai program ini sebagai langkah strategis untuk menjaga jati diri budaya daerah di tengah tantangan globalisasi.

Feri menegaskan bahwa Bahasa Banua merupakan bagian penting dari warisan budaya Berau. Tanpa campur tangan pemerintah melalui kebijakan yang terarah, keberadaan bahasa daerah dikhawatirkan akan semakin tersisih di kalangan generasi muda.

“Saya mengapresiasi dan mendukung penuh penerapan Bahasa Banua sebagai muatan lokal. Ini terobosan penting agar anak-anak Berau mengenal dan menggunakan bahasa daerahnya sejak usia sekolah”,ujar Feri.

Pemerintah daerah sebelumnya telah merilis Kamus Pelajar Bahasa Banua sebagai materi dasar pembelajaran. Tidak hanya itu, lima SMP ditetapkan sebagai sekolah percontohan penerapan kurikulum Bahasa Banua. Feri menilai langkah ini tepat untuk memastikan kualitas program sebelum diterapkan secara lebih luas.

“Menjadikan sekolah percontohan itu kunci. Dari sana kita bisa menilai efektivitas materi, metode, dan kesiapan tenaga pendidik”,tambahnya.

Menurut Feri, tujuan utama program ini bukan sebatas memberikan kemampuan berbahasa daerah, namun juga menanamkan karakter, nilai kearifan lokal, dan rasa bangga terhadap identitas Berau.
“Bahasa adalah pintu masuk mengenal nilai, sejarah, dan identitas. Anak-anak tidak sekadar belajar berbicara, tetapi memahami asal-usul dan budayanya,tegasnya.

DPRD Berau, lanjut Feri, akan terus mengawal pelaksanaan program Bahasa Banua agar berlangsung berkesinambungan. Dukungan regulasi hingga penambahan anggaran siap diberikan selama program ini memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan dan pelestarian budaya.

“Sepanjang program ini berdampak positif bagi pendidikan dan pelestarian budaya lokal, DPRD akan berada di belakangnya”,pungkasnya.

Program Bahasa Banua kini diharapkan menjadi pijakan penting dalam memperkuat identitas lokal sekaligus menjaga warisan budaya Berau agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.