DPRD Berau Dorong Integrasi Wisata Bahari dan Kuliner untuk Perkuat Ekonomi Daerah

oleh -239 views
oleh

TANJUNG REDEB, suaraberau.com -Sektor pariwisata di Kabupaten Berau dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang lebih pesat apabila dikelola secara terpadu.
Salah satu yang kini menjadi perhatian adalah penggabungan antara wisata bahari dan wisata kuliner, dua sektor yang dianggap mampu menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi masyarakat.

Sekretaris Komisi III DPRD Berau, Ratna, menegaskan bahwa pemerintah daerah perlu memperkuat promosi kuliner khas Berau secara masif dan berkelanjutan, serta menjadikannya bagian dari paket promosi wisata bahari yang selama ini sudah dikenal luas.

“Wisata bahari Berau sudah mendunia, namun kuliner khas daerah belum digarap secara maksimal. Padahal, makanan lokal bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan”,ungkapnya.

Menurut Ratna, kuliner khas Berau memiliki identitas rasa yang kuat dan beragam. Dalam beberapa tahun terakhir, UMKM kuliner di Berau juga menunjukkan perkembangan signifikan, mulai dari inovasi produk, peningkatan kualitas rasa, hingga kemasan yang lebih menarik.

“Saya sangat mendukung keberadaan UMKM kuliner. Mereka adalah wajah Berau di mata wisatawan. Dengan kuliner yang lengkap dan tertata, tamu dari luar daerah dapat mencicipi semua khas Berau tanpa harus mencari ke tempat lain”,tuturnya.

Ratna menyebut, peran pemerintah daerah sangat penting dalam mendorong UMKM kuliner agar semakin berdaya saing. Pelatihan peningkatan kualitas, pendampingan perizinan usaha, serta promosi terpadu melalui event pariwisata dan platform digital, menjadi langkah yang perlu diperkuat.

Selain itu, ia menekankan agar destinasi wisata bahari seperti Derawan, Maratua, Biduk-Biduk, hingga Teluk Sulaiman, dilengkapi dengan pusat kuliner yang tertata baik dan representatif.

“Wisatawan yang datang ke pantai atau pulau biasanya ingin menikmati kuliner khas. Jika spot kuliner di setiap destinasi ditata dengan baik, masa tinggal wisatawan akan lebih lama dan pendapatan masyarakat meningkat”,jelasnya.

Ratna turut mendorong penguatan identitas kuliner khas Berau agar dapat menjadi ikon promosi daerah. Produk seperti amplang, kue tradisional, dan olahan hasil laut dinilai memiliki potensi besar untuk dipasarkan secara nasional bahkan diekspor.

“Kita punya banyak potensi. Kalau dikembangkan dengan branding yang tepat, produk-produk kuliner ini bisa menjadi kebanggaan Berau”,tegasnya.

Ia berharap Dinas Pariwisata dan Disperindagkop dapat memperkuat kerja sama untuk memadukan sektor wisata dan ekonomi kreatif. Menurutnya, sinergi lintas sektor menjadi kunci dalam memperluas pasar sekaligus menghadirkan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat lokal.

“Promosi wisata tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Destinasi, kuliner, kerajinan, dan budaya harus dipadukan. Jika semua bergerak bersama, Berau akan menjadi destinasi unggulan yang lebih berdaya saing”,tandasnya.

Ratna memastikan DPRD Berau akan terus memberikan dukungan kebijakan dan anggaran untuk pengembangan pariwisata dan UMKM, mengingat kedua sektor ini terbukti mampu membuka lapangan kerja baru dan memperkuat ekonomi masyarakat.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.