DPRD Berau Desak Audit Rantai Pasok Beras Setelah Temuan Pedagang Jual di Atas HET

oleh -811 views
oleh

TANJUNG REDEB, suaraberau.com Ketua Komisi II DPRD Berau, Rudi Parasian Mangunsong, menyoroti hasil inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Tim Satgas Pangan Polda Kaltim bersama Badan Pangan Nasional (Bapanas) di Pasar Sanggam Adji Dilayas (SAD).

Sidak itu menemukan masih banyak pedagang yang menjual beras di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah.

Rudi menilai temuan tersebut menjadi sinyal adanya ketidakteraturan dalam rantai pasok beras di Kabupaten Berau. Ia menekankan bahwa lonjakan harga di tingkat pedagang bukan persoalan sederhana, melainkan akibat distribusi yang terlalu panjang hingga harga melambung di tangan konsumen.

“Ini bukan permasalahan sepele. Rantai pasok yang terlalu panjang membuat harga naik, dan masyarakat yang akhirnya menanggung dampaknya”,tegas Rudi.

Politisi yang membidangi sektor perekonomian dan perdagangan ini menilai sidak Satgas Pangan dan Bapanas adalah langkah pengawasan yang baik, namun tidak boleh berhenti pada tahap penemuan saja. Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Berau melakukan audit menyeluruh terhadap rantai pasok beras, mulai dari produsen hingga pengecer, untuk menemukan titik rawan penyebab kenaikan harga.

“Perlu adanya audit dari hulu ke hilir mulai dari produsen, distributor, hingga pengecer
agar diketahui di mana titik yang menyebabkan kenaikan harga ini”,ujarnya.

Rudi juga menekankan bahwa pengawasan pemerintah harus bersifat berkelanjutan dan sistematis, bukan reaktif atau musiman. Tanpa evaluasi rutin dan pengawasan terencana, persoalan serupa berpotensi terus berulang.

“Kami tidak ingin masalah ini hanya ramai sesaat. Harus ada pengawasan yang berkelanjutan dan evaluasi yang jelas agar masyarakat tidak terus dirugikan”,pungkasnya.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.