Dorong Transformasi Bisnis, Perusda Bhakti Praja Didesak Fokus ke Sektor Pangan

oleh -223 views
oleh

BERAU, SuaraBerau.com – Anggota DPRD Berau, Sakirman, mendorong Perusahaan Daerah (Perusda) Bhakti Praja untuk melakukan reposisi bisnis dan mengarahkan fokus usahanya pada sektor pangan.

Menurutnya, langkah ini penting agar Perusda tidak lagi terlalu bergantung pada sektor jangka pendek seperti pertambangan, yang memiliki risiko fluktuasi tinggi dan keterbatasan sumber daya alam.

Sakirman menilai, sektor pangan memiliki prospek yang jauh lebih produktif, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi masyarakat. Ia mencontohkan, komoditas seperti jagung dan kakao dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi Kabupaten Berau, terutama dalam menciptakan lapangan kerja dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.

“Sudah saatnya Perusda mengubah haluan bisnisnya ke sektor pangan.Ini bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga ketahanan ekonomi dan masa depan daerah”, tegasnya.

Ia menambahkan, momentum ini harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena kebutuhan pangan nasional terus meningkat setiap tahun.

Lebih lanjut, Sakirman menjelaskan bahwa komoditas pertanian seperti jagung dan kakao memiliki rantai nilai ekonomi yang panjang. Mulai dari produksi di tingkat petani, distribusi hasil panen, hingga industri pengolahan, seluruh tahapan dapat menyerap tenaga kerja lokal dan menumbuhkan ekonomi desa. Jika dikelola secara modern dan profesional, sektor pangan dapat menjadi sumber pendapatan yang stabil bagi daerah.

Ia mengungkapkan, potensi keuntungan dari budidaya jagung sangat menjanjikan. Dengan pengelolaan lahan seluas 100 hektare, hasil produksi bisa menghasilkan pendapatan miliaran rupiah dalam waktu 3–6 bulan.

“Bayangkan bila kita kembangkan menjadi 200 atau 300 hektare. Dampaknya terhadap ekonomi daerah sangat besar. Ini peluang nyata yang tidak boleh diabaikan”, jelasnya.

Selain fokus pada produksi, Sakirman menekankan agar Perusda tidak hanya menjadi pelaksana usaha, tetapi juga penggerak ekosistem pangan daerah. Perusda harus mampu menjalin kemitraan dengan petani lokal, memberikan dukungan akses modal, teknologi pertanian modern, dan jaringan pemasaran agar hasil produksi dapat terserap secara optimal.

Menurutnya, dengan memaksimalkan potensi di sektor pangan, Kabupaten Berau dapat membangun ketahanan ekonomi jangka panjang, bahkan setelah era pertambangan berakhir.

“Dengan sinergi antara pemerintah, Perusda, dan masyarakat, kita bisa mewujudkan Berau yang mandiri dan sejahtera melalui sektor pangan”, pungkasnya.
(Silfa/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.