, ,

Bupati Berau Dorong Wastra Lokal Naik Kelas, Buka Peluang Kolaborasi dengan Ivan Gunawan

oleh -44 views
oleh

JAKARTA, SuaraBerau.com – Pemerintah Kabupaten Berau terus mendorong pengembangan wastra dan produk kriya daerah agar tidak hanya memiliki nilai budaya, tetapi juga mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat, Sabtu (26/9/2026).

Upaya tersebut dilakukan Bupati Berau Sri Juniarsih Mas melalui pertemuan dengan perancang busana sekaligus figur publik Ivan Gunawan di Jakarta, Pertemuan itu turut difasilitasi Ketua Ikatan Perajin Batik Nusantara (IPBN), Dyah Ayu Pasha.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Juniarsih dan Ivan Gunawan membahas potensi wastra Berau, khususnya peluang mengembangkan kain lokal agar dapat masuk ke ranah industri fesyen dengan tetap mempertahankan identitas budaya daerah.

Sri Juniarsih juga menyerahkan sejumlah kain Batik Berau kepada Ivan Gunawan. Kain tersebut menjadi bagian dari upaya memperkenalkan secara langsung karakter, motif, serta kekayaan wastra yang dimiliki Kabupaten Berau.

Menurut Sri Juniarsih, pertemuan tersebut menjadi ruang untuk memperoleh pandangan dan masukan dari pihak yang memiliki pengalaman di bidang fesyen dan industri kreatif.

“Ini menjadi kesempatan untuk mendapatkan masukan dan insight dari beliau”, ujar Sri Juniarsih.

Ia menilai pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta sektor kriya tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan produksi. Pelaku usaha juga perlu memperhatikan kualitas produk, kreativitas, desain, pengemasan, hingga kemampuan memahami tren dan kebutuhan pasar.
Karena itu, Pemkab Berau berupaya memperluas jejaring dengan berbagai pihak yang dapat memberikan pendampingan, membuka akses pasar, maupun membantu pelaku usaha lokal mengembangkan produknya.

“Saya berusaha menjadi jembatan bagi kerajinan lokal untuk tumbuh”, katanya.

Sri Juniarsih berharap pertemuan tersebut dapat menjadi pintu masuk bagi terbangunnya kolaborasi maupun pendampingan yang lebih luas bagi para pelaku kriya di Berau.

Menurutnya, pengembangan wastra daerah harus berjalan seiring dengan upaya menjaga identitas budaya. Di sisi lain, produk lokal juga perlu beradaptasi dengan perkembangan industri kreatif dan fesyen agar memiliki daya tarik serta nilai tambah di pasar.

“Kita ingin pelaku usaha semakin bersemangat dan mampu meningkatkan kelasnya”, tegasnya.

Pemkab Berau akan terus memperkuat jejaring dan kolaborasi sebagai bagian dari strategi pengembangan ekonomi kreatif. Wastra dan produk kriya lokal diharapkan tidak hanya menjadi bagian dari pelestarian budaya, tetapi juga berkembang menjadi produk bernilai ekonomi tinggi yang mampu menembus pasar yang lebih luas.
(Silfaputri/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.