Anggota DPRD Berau Dorong Perusda Bhakti Praja Fokus Sektor Pangan

oleh -896 views
oleh

TANJUNG REDEB, suaraberau.com Anggota Komisi II DPRD Berau, Sakirman, mendorong Perusahaan Daerah (Perusda) Bhakti Praja untuk melakukan reposisi bisnis dan memfokuskan usahanya pada sektor pangan yang dinilai lebih produktif, berkelanjutan, dan berdampak luas bagi masyarakat.

Menurut Sakirman, momentum saat ini tepat bagi Perusda untuk tidak lagi terlalu bergantung pada sektor jangka pendek seperti pertambangan. Ia menilai sektor pangan, khususnya komoditas jagung dan kakao, memiliki potensi besar menjadi motor ekonomi baru bagi Kabupaten Berau.

“Sudah saatnya Perusda mengubah haluan bisnisnya ke sektor pangan. Ini bukan hanya soal keuntungan, tetapi juga ketahanan ekonomi dan masa depan daerah”,tegasnya.

Sakirman menjelaskan bahwa komoditas pertanian seperti jagung dan kakao dapat menjadi sumber pendapatan daerah yang stabil jika dikelola secara modern dan profesional. Sektor pangan juga memiliki rantai ekonomi yang luas, mulai dari produksi, distribusi, hingga industri pengolahan yang membuka banyak lapangan kerja.

Ia mencontohkan potensi budidaya jagung. Dengan pengelolaan lahan seluas 100 hektare, hasil produksi dapat menghasilkan pendapatan miliaran rupiah dalam 3–6 bulan.

“Bayangkan bila dikembangkan menjadi 200 atau 300 hektare. Dampaknya terhadap ekonomi daerah sangat besar”,ujarnya.

Politisi tersebut menekankan Perusda harus berperan lebih dari sekadar pelaksana usaha, melainkan juga sebagai penggerak ekosistem pangan daerah. Artinya, Perusda perlu bermitra dengan petani lokal, mendukung akses modal, teknologi, dan pasar.

Dengan mengoptimalkan potensi sektor pangan, Berau diharapkan mampu membangun ketahanan ekonomi yang lebih kokoh, bahkan ketika era pertambangan berakhir.

“Kita harus berpikir jangka panjang. Ketika tambang selesai, sektor apa yang menopang daerah? Jawabannya adalah pangan”,kata Sakirman.

Ia berharap pemerintah daerah memberikan dukungan penuh, mulai dari kebijakan hingga penyediaan lahan dan fasilitas pendukung, agar transformasi bisnis Perusda dapat berjalan efektif.

“Ini kesempatan emas membawa ekonomi daerah lebih maju dan mandiri. Jangan sampai kita terlambat”,tutupnya.
(Silfa/ADV)

No More Posts Available.

No more pages to load.