Ketua Komisi I DPRD Berau Sambut Positif Program Magang Nasional 2025, Minta Daerah Tidak Hanya Jadi Penonton

oleh -185 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Program Magang Nasional 2025 yang digagas Kementerian Ketenagakerjaan RI mendapat respons positif dari Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Berau, Elita Herlina.

Ia menilai program yang menyasar sedikitnya 20 ribu lulusan baru ini merupakan langkah strategis pemerintah pusat untuk mempercepat penyerapan tenaga kerja muda sekaligus menjembatani kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia industri.

Menurut Elita, inisiatif ini memberi peluang besar bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman kerja nyata sebelum memasuki dunia industri yang sesungguhnya. Penguatan kompetensi melalui pengalaman lapangan, katanya, menjadi nilai tambah penting di tengah tingginya persaingan tenaga kerja.

“Ini program yang sangat baik untuk menekan angka pengangguran. Tapi jangan sampai Berau hanya jadi penonton,” tegasnya.

Ia menilai keberhasilan program tidak hanya bergantung pada kesiapan pemerintah pusat, tetapi juga pada kesiapan pemerintah daerah dalam menjemput peluang yang tersedia. Menurutnya, Kabupaten Berau harus mengambil peran aktif agar lulusan lokal dapat terserap dalam skema magang yang relevan dengan kebutuhan industri di wilayah tersebut.

Elita memaparkan bahwa Berau memiliki beragam sektor strategis seperti pertambangan, perkebunan, pariwisata, dan perikanan sektor yang selama ini menjadi penopang ekonomi daerah. Semua lini tersebut diyakini mampu menjadi ruang bagi peserta magang untuk mengembangkan keterampilan, baik di bidang teknis, administrasi, maupun manajerial.

“Potensi sektor industri kita besar, sehingga seharusnya mampu menyerap banyak peserta magang. Pemerintah daerah bersama dunia usaha harus duduk bersama, menyusun peta kebutuhan tenaga kerja, dan memastikan peluang ini dimanfaatkan maksimal,” ujarnya.

Selain itu, Elita mendorong dinas terkait untuk proaktif menjalin koordinasi dengan perusahaan-perusahaan di Berau, baik skala besar maupun menengah. Ia menilai penting adanya sistem penerimaan peserta magang yang transparan, objektif, dan berpihak pada peningkatan kualitas SDM lokal.

Elita menegaskan bahwa Program Magang Nasional tidak hanya menjadi upaya menekan angka pengangguran, tetapi juga momentum bagi daerah untuk memperkuat kualitas tenaga kerja yang siap bersaing secara profesional.

Dengan kesiapan daerah yang matang, ia berharap generasi muda Berau bisa menjadi bagian dari kebangkitan kualitas tenaga kerja nasional sekaligus mendongkrak pembangunan daerah melalui peningkatan kompetensi.
(Silfa/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.