Pemkab Berau Bangun BLK untuk Tekan Pengangguran dan Cetak Tenaga Kerja Siap Industri

oleh -187 views
oleh

TANJUNG REDEB, SuaraBerau.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mengakselerasi upaya penurunan angka pengangguran melalui pembangunan Balai Latihan Kerja (BLK) sebagai pusat pendidikan dan pelatihan keterampilan bagi masyarakat.

Fasilitas ini diproyeksikan menjadi pondasi penting dalam mencetak tenaga kerja lokal yang kompeten dan mampu bersaing memenuhi kebutuhan industri maupun pembangunan daerah.

Sekretaris Daerah Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa pembangunan BLK bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi merupakan investasi jangka panjang untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Bumi Batiwakkal. Minimnya fasilitas pelatihan di daerah selama ini memaksa warga mengikuti pelatihan ke luar daerah seperti Balikpapan dan Samarinda.

“Dengan adanya BLK di Berau, anak-anak muda tidak perlu lagi keluar daerah untuk mengasah keterampilan. Ini bukan hanya menghemat biaya, tetapi juga mempercepat peningkatan kualitas SDM kita,” tegas Said.

Menurutnya, kehadiran BLK sekaligus menunjang implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal. Perda tersebut memberi prioritas bagi warga Berau untuk mendapatkan peluang kerja, namun harus diimbangi dengan peningkatan kompetensi dan sikap profesional.

“Kita tidak hanya bicara keberpihakan, tetapi memastikan tenaga kerja lokal benar-benar siap bekerja sesuai standar industri,” ujarnya.

Pemkab Berau juga menyoroti pentingnya penguatan sektor-sektor produktif seperti pertanian, perkebunan, perikanan, dan peternakan. Said menyebutkan bahwa sektor tersebut memiliki potensi besar sebagai penopang ekonomi daerah untuk mengurangi ketergantungan terhadap industri pertambangan.

“Jika sektor produktif ini digarap maksimal, maka peluang kerja baru akan terbuka lebar. Berau tidak boleh terus bergantung pada tambang, kita harus memperkuat ekonomi riil yang berkelanjutan,” jelasnya.

Selain itu, seluruh dinas teknis diminta lebih proaktif menjalin kolaborasi dengan dunia usaha, lembaga pelatihan, dan institusi pendidikan. Kolaborasi lintas sektor dianggap penting agar ekosistem ketenagakerjaan di Berau mampu beradaptasi dengan perkembangan era digital dan industri kreatif.

“Angka pengangguran adalah indikator vital ekonomi daerah. Karena itu, semua pemangku kepentingan harus bergerak bersama, membangun sinergi agar masyarakat bisa bekerja, produktif, dan sejahtera,” kata Said.

Dengan hadirnya BLK, Pemkab Berau menargetkan terciptanya tenaga kerja terampil yang tidak hanya siap diserap industri lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat regional bahkan nasional.
(Silfa/ADV).

No More Posts Available.

No more pages to load.